Istri Phil Knight: Temui Penny Knight – Philip Hampson Knight adalah seorang pengusaha Amerika terkenal yang dikenal sebagai salah satu pendiri dan ketua emeritus Nike, Inc.

Knight telah memberikan pengaruh yang signifikan dalam dunia bisnis dan telah terdaftar oleh Forbes sebagai salah satu orang terkaya di dunia.

Pada 3 Oktober 2022, kekayaan bersihnya diperkirakan mencapai $35,2 miliar, menempatkannya di urutan ke-27 dalam daftar orang terkaya di dunia versi Forbes.

Selain perannya di Nike, Knight juga memiliki perusahaan produksi film stop-motion Laika. Lulusan Universitas Oregon dan Stanford Graduate School of Business, perjalanannya menuju kesuksesan di dunia bisnis dimulai selama bertahun-tahun di Universitas Oregon, di mana ia menjadi anggota klub atletik di bawah bimbingan pelatih Bill Bowerman. Dia dan Bowerman kemudian ikut mendirikan Nike.

Knight dikenal karena kemurahan hati dan filantropinya sepanjang hidupnya. Dia telah mendonasikan ratusan juta dolar kepada almamaternya, University of Oregon dan Stanford Graduate School of Business, serta Oregon Health & Science University. Secara total, ia telah mendonasikan lebih dari $2 miliar kepada ketiga institusi tersebut, yang memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan dan perkembangan mereka.

Sebelum mendirikan perusahaannya, ia memiliki latar belakang profesional yang beragam. Dia pertama kali bekerja sebagai akuntan publik bersertifikat (CPA) untuk dua firma berbeda, Coopers & Lybrand dan Price Waterhouse. Dia kemudian menjadi profesor akuntansi di Portland State University.

Setelah menyelesaikan studinya di Universitas Oregon, Knight masuk Angkatan Darat dan bertugas satu tahun dalam tugas aktif dan tujuh tahun di Cadangan Angkatan Darat. Dia kemudian menyelesaikan gelar masternya di bidang administrasi bisnis di Stanford Graduate School of Business, di mana dia menulis tesis yang menjelaskan masa depannya masuk ke industri sepatu atletik.

Saat berkeliling dunia setelah lulus, Knight singgah di Kobe, Jepang dan menemukan sepatu lari merek Tiger yang dibuat oleh Onitsuka Co. Knight terkesan dengan kualitas dan harga alas kaki yang terjangkau serta hak distribusi yang terjamin untuk Amerika Serikat Bagian Barat. Dia mengirimkan dua pasang sepatu kepada calon rekan bisnisnya, Bill Bowerman, yang merupakan seorang pelatih di Universitas Oregon. Bowerman tidak hanya memesan sepatu tersebut, tetapi juga menawarkan Knight untuk menjadi mitra bisnis dan membantu merancang produk tersebut. Melalui jabat tangan pada 25 Januari 1964, kedua pria tersebut mendirikan Blue Ribbon Sports, yang kemudian menjadi Nike.

Pada awalnya, Knight menjual sepatu dari bagasi mobilnya di acara atletik di Pacific Northwest. Pada tahun 1969, perusahaan telah berkembang pesat sehingga Knight berhenti dari pekerjaannya sebagai akuntan dan bekerja penuh waktu untuk Blue Ribbon Sports. Karyawan pertama perusahaan tersebut, Jeff Johnson, menyarankan nama “Nike”, diambil dari nama dewi kemenangan Yunani, dan Blue Ribbon Sports secara resmi berganti nama menjadi Nike pada tahun 1971.

Logo ikonik Nike “Swoosh” dirancang oleh mahasiswa desain grafis Carolyn Davidson pada tahun 1971 hanya dengan $35. Knight mulai menyukai logo tersebut, dan pada bulan September 1983, Davidson menerima sejumlah besar saham Nike atas kontribusinya terhadap merek perusahaan. Selama bertahun-tahun, Knight telah mengembangkan hubungan pribadi dengan beberapa atlet paling terkenal di dunia, termasuk Michael Jordan dan Tiger Woods.

Istri Phil Knight: Temui Penny Knight

Phil Knight menikah dengan Penelope “Penny” Knight dan keduanya menikah pada tahun 1968. Penny juga seorang dermawan dan aktif terlibat dalam berbagai badan amal dan organisasi. Dia adalah anggota Oregon Community Foundation dan menjabat sebagai dewan di Oregon Health & Science University Foundation dan Portland Art Museum.

Meskipun sukses, Phil dan Penny Knight tetap bersikap rendah hati dan dikenal karena sifat pribadi dan rendah hati mereka. Komitmen mereka yang tak tergoyahkan untuk memberi kembali kepada masyarakat dan mendukung tujuan yang mereka yakini dapat menjadi inspirasi bagi orang lain.