Saudara Carlos Alcaraz: Temui Saudara Carlos Alcaraz – Carlos Alcaraz Garfia adalah bintang yang sedang naik daun di dunia tenis, dikenal karena bakatnya yang luar biasa dan pencapaiannya yang mengesankan sejak usia muda.

Alcaraz lahir pada tanggal 5 Mei 2003 di Murcia, Spanyol dan mulai bermain tenis pada usia tiga tahun bersama ayahnya, seorang pelatih tenis.

Bahkan masih sangat muda, Carlos Alcaraz menunjukkan bakat luar biasa dalam olahraga ini dan ayahnya dengan cepat menyadari potensinya.

Pada usia delapan tahun, Alcaraz mulai berlatih di Akademi Tenis Juan Carlos Ferrero, di mana ia mengembangkan keterampilan dan menyempurnakan tekniknya. Pada tahun 2018, di usianya yang ke-15, Alcaraz menjadi pemain Spanyol termuda yang memenangkan pertandingan profesional sejak Rafael Nadal pada tahun 2002. Ini hanyalah awal dari perjalanan mengesankannya di dunia tenis.

Pada tahun 2019, Carlos Alcaraz menjadi pemain Spanyol pertama yang memenangkan ITF Junior Masters. Dia juga mencapai final turnamen tunggal junior Australia Terbuka, di mana dia kalah dari Lorenzo Musetti. Belakangan tahun itu, ia memenangkan turnamen profesional pertamanya di acara ITF Futures di Manacor, Spanyol. Dia menyelesaikan tahun itu dengan peringkat 491 dunia dalam peringkat ATP.

Meskipun ada gangguan yang disebabkan oleh pandemi COVID-19, Carlos Alcaraz terus mengalami kemajuan dalam karirnya pada tahun 2020. Ia memenangkan gelar Challenger pertamanya di Trieste Challenger di Italia, menjadi pemain termuda yang memenangkan turnamen Challenger sejak Félix Auger-Aliassime pada tahun 2020. 2017. Belakangan tahun itu, ia juga memenangkan Alicante Open Challenger di Spanyol dan menyelesaikan tahun itu dengan peringkat No. 1 dunia. 141.

Kesuksesan Alcaraz berlanjut pada tahun 2021 ketika ia mencapai semifinal ajang ATP 250 di Marbella, Spanyol, di mana ia kalah dari juara akhirnya Stefanos Tsitsipas. Dia juga mencapai putaran ketiga Madrid Terbuka, di mana dia kalah dari Alexander Zverev, dan putaran kedua Prancis Terbuka, di mana dia kalah dari Jan-Lennard Struff.

Pada Agustus 2021, Carlos Alcaraz membuat sejarah dengan menjadi pemain termuda dalam 13 tahun yang mencapai perempat final ajang ATP Masters 1000 di Cincinnati, di mana ia mengalahkan Stefanos Tsitsipas dan David Goffin sebelum kalah dari Andrey Rublev. Ia juga menjadi pemain termuda yang mencapai perempat final AS Terbuka sejak 1963, mengalahkan Peter Gojowczyk, Cameron Norrie, dan Stefanos Tsitsipas. Dia akhirnya kalah di perempat final dari juara masa depan Daniil Medvedev, namun penampilannya yang mengesankan menarik perhatian dunia tenis.

Gaya permainan Alcaraz dicirikan oleh pukulan forehand yang kuat dan permainan baseline yang agresif serta ketangguhan mental dan semangat kompetitifnya. Dia membandingkannya dengan Rafael Nadal, yang dia gambarkan sebagai idola dan inspirasinya. Di luar lapangan, Alcaraz dikenal dengan sikapnya yang rendah hati dan pekerja keras, serta komitmennya untuk meningkatkan permainan dan mencapai tujuannya.

Meskipun usianya masih muda, Alcaraz telah mencapai banyak prestasi di dunia tenis dan secara luas dianggap sebagai salah satu pemain muda paling menjanjikan dalam olahraga tersebut. Dengan bakat, dedikasi, dan hasratnya terhadap permainan ini, ia pasti akan terus menarik perhatian di tahun-tahun mendatang.

Saudara Carlos Alcaraz: Temui Saudara Carlos Alcaraz

Carlos Alcaraz memiliki tiga saudara kandung bernama Alvaro Alcaraz Garfia, Jaime Alcaraz Garfia, dan Sergio Alcaraz Garfia.

Namun, hanya sedikit informasi yang tersedia tentang mereka karena mereka lebih memilih untuk tidak menonjolkan diri.

Dalam wawancara dengan surat kabar Spanyol Marca, Carlos menyebutkan bahwa ia memiliki tiga adik, dua saudara laki-laki dan satu saudara perempuan. Ia juga mengungkapkan bahwa keluarganya sangat penting baginya dan menjadi sumber motivasi dan dukungan untuk karir tenisnya.